Author: suronokarti. 24 May 2008 : 6:57 pm.
Belajar Menulis Jarak Jauh Info Lomba Penulisan
Setelah membaca tulisan dari penulis terkenal biasanya kita akan langsung bersemangat untuk membuat sebuah tulisan yang senada. Entah karena terpengaruh oleh nyawa yang ada di dalam tulisan tersebut, terkesan dengan kemampuan penulis dalam memilih kata-katanya, atau karena gaya bahasanya yang sangat memukau. Ini yang kita harapkan. Celakanya bila yang terjadi sebaliknya. Setelah membaca sebuah tulisan kita langsung keder dengan tulisan tersebut. Misalnya ketika secara kebetulan kita bertemu dengan sebuah buku/tulisan yang menggunakan istilah-istilah asing yang sangat banyak. Tidak jarang kita akan mengalami yang namanya kalah sebelum bertanding. Dalam hati kita mungkin akan muncul ketakutan dan kekhawatiran, ”Ohhh…ternyata menulis harus menggunakan istilah-istilah asing yang ruwet to….”
Selama ini masih ada sebuah kesalahan pemahaman bahwa kualitas tulisan dan kualitas penulis sangat ditentukan oleh berapa banyaknya istilah-istilah asing yang digunakan. Semakin banyak istilah asingnya maka akan semakin menambah kualitas penulis dan tulisannya. Dengan kata lain, ketika seseorang menulis dan menggunakan istilah-istilah asing yang banyak dalam tulisannya maka dia akan dianggap sebagai orang pintar. Sedangkan ketika menggunakan sedikit saja maka dianggap penulis biasa saja.
Pemahaman seperti itu perlu segera diluruskan. Jangan sampai hanya karena kita tidak menggunakan istilah-istilah asing maka semangat menulis kita menurun. Ingatlah pada tulisan saya terdahulu, bahwa kita menulis bukanlah untuk mendapatkan pujian, sanjungan, maupun imbalan namun dengan tulisan kita bisa mengabdikan diri kita. Untuk itu janganlah memedulikan apa kata orang. Biarkan saja mereka mengatakan bahwa tulisan kita miskin dengan istilah asing. Jangan pedulikan pula jika kita dikatakan sebagai orang yang tidak tahu apa-apa. Jangan pula merasa minder ketika tulisan kita dikatakan tidak berbobot.
Saudaraku calon penulis sukses.
Bobot tulisan tidak ditentukan oleh seberapa banyak penulis menggunakan istilah asing. Bobot tulisan sangat bergantung pada bagaimana tulisan tersebut mampu dimanfaatkan, diambil hikmahnya, mampu menjadi pencerahan, dan mampu menjadi sarana perubahan ke arah yang lebih baik kepada orang lain. Untuk itu janganlah merasa rendah diri dengan sedikitnya istilah asing yang engkau gunakan.
Sejatinya, orang yang banyak menggunakan istilah asing tidak lebih baik dari pada penulis yang menggunakan istilah-istilah lokal (Indonesia). Bahkan secara pribadi saya mengatakan bahwa penulis yang terlalu banyak bermain dengan istilah asing justru menunjukkan kelemahan dia. Karena dia tidak mampu menerjemahkan istilah asing ke dalam istilah lokal. Sehingga para pembaca akan menemui banyak kesulitan untuk memahami apa yang dia sampaikan. Ketika seorang penulis menggunakan istilah asing (kecuai untuk istilah baku dalam kazanah ilmiah) yang tidak mampu difahami dengan baik oleh pembacanya maka dia belum berhasil menjadi penulis sukses. Sebaliknya seorang penulis yang menggunakan kata-kata sederhana dan mudah dimengerti maka dialah penulis sukses.
Sebagai penulis lokal (Indonesia) kita wajib menguasai dengan baik istilah-istilah lokal. Alasananya sangat sederhana, karena kita hidup di negeri Indonesia. Kecuali jika kita berada di negeri orang maka mau tidak mau kita harus menggunakan sebanyak mungkin istilah yang difahami masyarakat setempat
Untuk itu, ”Hai para calon Penulis Sukses, gunakan sesedikit mungkin istilah-istilah asing” agar tulisanmu bermanfaat bagi orang lain. Orang yang mampu menggunakan bahasanya sendiri untuk menyampaikan informasi di negeri sendiri adalah orang yang cerdas. Namun ketika seorang penulis memaksakan menggunakan istilah asing untuk dipublikasikan di dalam negerinya maka orang tersebut tidak tahu diri.
Sebagai penutup tulisan ini ada sebuah kisah yang menggugah. Ketika saya sedang melakukan penelitan di Papua. Saya menyaksikan betapa orang-orang Indonesia berusaha sebisa mungkin untuk berbicara dengan bahasa Inggris kepada tenaga-tenaga ekspatriat di sana. Bagi saya, itu adalah perilaku yang berlebihan dan merendahkan diri sendiri. Secara logika seharusnya orang-orang asing itulah yang harus belajar dan mahir berbahasa Indonesia. Bukan kita yang menyesuaikan mereka namun merekalah yang seharusnya menyesuaikan dengan kita. Akhirnya, Saya merasa sangat senang ketika seorang teman saya berkata, ”Ini Indonesia, negeri saya. You, orang asing di sini. Seharusnya You bicara dengan bahasa Indonesia. Bukan saya yang berbicara bahasa Inggris”, sebagai jawabnya ketika dia berbicara dengan seorang bule yang meminta teman saya untuk berbicara dengan bahasa Inggris kepadanya.
Anda setuju?
This entry is filed under Kiat dan Dunia Penulisan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Sabtu, 06 September 2008
Kamis, 28 Agustus 2008
RAMADHAN
Hikmah Ramadhan(1): Bagaimana Menyambut RamadhanDimuat Senin, 4 November 2002
BAGAIMANA MENYAMBUT RAMADHAN
Dr. Muhammad Hasan Abdul Baqi
(Dewan Da'wah dan Tarbiyah, International Islamic Universtiy Islamabad)
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah tuhan sekalian alam.Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada baginda Nabi Muhammad s.a.w.. Mari kita mohon kepada Allah, Dzhat Yang Maha Agung, semoga menjadikan kita termasuk orang-orang yang apabila mendapatkan rizqi bersyukur, apabila mendapatkan cobaan bersabar dan apabila melakukan dosa atau kesalahan mau meminta ampunan.
Umat Islam saat ini sedang berada dalam masa yang sangat mencemaskan dan dalam perjalanan sejarahnya yang penuh onak dan duri. Tidak sedikit negara-negara Islam saat ini mengalami penderitaan yang sangat berat berupa kemiskinan, ditindas, dibantai, dijajah dlsb. Ramadhan sebentar lagi akan tiba, dan ini merupakan suatu momentum yang sangat tepat bagi kita kaum muslimin untuk menyamakan persepsi bahwa kita ini sebenarnya adalah satu tubuh, apabila salah satu organ tubuh terserang sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakit yang sama. Bulan Ramadhan juga merupakan ajang kita untuk "bertadharru', meratap kepada Allah agar segala kesusahan, kedlaliman dan diskriminasi dijauhkan dari kita. Dan semoga umat ini juga ditunjukkan jalan yang benar, yaitu jalan dimana para pejuang kebenaran diberikan kejayaan atas orang-orang pembuat kerusakan. Semoga Allah menggandeng tangan umat ini kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Tinggal beberapa hari lagi, kita kedatangan bulan Romadhan. Sudah sewajarnya kita menyambutnya dengan suka cita. Dulu para sahabat dan tabi'in senantiasa memanjatkan do'a agar di pertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. "Ya Allah sampaikan kami kepada bulan Ramadhan berikutnya".
Keutamaan Ramadhan.
Keutamaan ini bisa dilihat dari turunnya Al-Qur'an pada bulan Ramadhan. Ini merupakan tanda yang cukup jelas betapa mulianya bulan ini, karena Al-Qur'an adalah Kalamullah yang diturunkan untuk menjadi petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia. Allah berfirman "Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana diturunkan al-Qur'an di dalamnya untuk menjadi petunjuk bagi manusia, dan tanda-tanda dari petunjuk dan pembeda (dari yang benar dan batil)". Untuk itulah Allah mewajibkan kaum muslimin untuk memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya dengan melaksanakan puasa sebagai realisasi rasa syukur kita kepada Allah atas ni'mat bulan Ramadhan, "Barangsiapa menemukan bulan (Ramadhan) maka berpuasalah”.
Ramadhan merupakan bulan puasa, bulan mendirikan sholat, bulan memperbanyak membaca al-Qur'an, bulan yang penuh rahmat, maghfiroh dan pembebasan dari api neraka, bulan dimana segala amal kebajikan dilipatgandakan dan amal keburukan dan maksiat dimaafkan, bulan segala do'a dikabulkan, dan derajatnya ditinggikan. Allah mewajibkan puasa ini agar kita bisa bertaqwa dengan sesungguhnya, sebagaimana firman Allah :
"ياأيهاالذين أمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atasmu melaksanakan puasa sebagaimana yang diwajibkan atas kaum sebelummu, agar kamu bertaqwa".
Taqwa adalah buah yang diharapkan mampu di hasilkan oleh puasa. Buah tersebut akan menjadi bekal orang beriman dan periasai baginya agar tidak terjatuh dalam jurang kemaksyiatan. Seorang ulama sufi pernah berkata tentang pengaruh taqwa bagi kehidupan seorang muslim; “Dengan bertaqwa, para kekasih Allah bisa terlindungi dari perbuatan yang tercela, dalam hatinya diliputi rasa takut kepada Allah sehingga menyebabkannya senantiasa terjaga di malam hari untuk beribadah, lebih suka menahan kesusahan dari pada mencari hiburan, rela merasakan lapar dan haus, merasa dekat dengan ajal sehingga mendorongnya untuk memperbanyak amal kebajikan. Taqwa merupakan kombinasi kebijakan dan pengetahuan, serta gabungan antara perkataan dan perbuatan.
Di antara keutamaan bulan Ramadhan adalah seperti yang dijelaskan Rasulullah s.a.w. : "Ketika datang malam pertama dari bulan Ramadhan seluruh syaithan dibelenggu, dan seluruh jin diikat. Semua pintu-pintu neraka ditutup , tidak ada satu pintu pun yang terbuka. Semua pintu sorga ibuka hingga tidak ada satupun pintu yang tertutup. Lalu tiap malam datang seorang yang menyeru; "Wahai orang yang mencari kebaikan kemarilah; wahai orang yang mencari keburukan menyingkilah. Hanya Allah lah yang bisa menyelamatkan dari api neraka". (H.R.Tirmidzi.)
Dalam riwayat Bukhari dari Abu Hurairoh RA berkata: berkata Rasulullah SAW: "Ketika telah masuk bulan Ramadhan maka dibuka pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka jahannam, dan dibeleggu semua syaithan". Dalam Riwayat Bukhari yang lain; "ketika telah tiba bulan Ramadhan maka di bukakan pinti-pintu sorga".
Jadi di dalam bulan yang suci ini Allah menjauhkan semua penyebab kehancuran dan kemaksiatan, syaitan diikat dan dibelenggu, hingga tidak kuasa untuk membujuk manusia melakukan kemaksiatan yang keji dan terlarang, karena manusia sibuk melakukan ibadah, mengekang hawa nafsu mereka dengan beribadah, berdzikir dan membaca al-Qur'an. Ini sekaligus penggugah hamba beriman bahwa tidak ada alasan lagi untuk meninggalkan ibadah dan taat kepada Allah ataupun melakukan maksiat karena sumber utama penyebab kemaksiatan, yaitu syetan telah dibelenggu.
Ditutupnya pintu neraka mempunyai arti bahwa setiap hamba hendaknya tidak lagi melakukan perkara yang munkar dan mengekang diri dari menuruti hawa nafsunya, karena neraka sebagai tempat pembalasannya sedang ditutup. Pintu neraka ditutup semata untuk menghukum syaithan dan saat itulah selayaknya kemaksiatan berkurang dan sirna lalu digantikan dengan perbuatan mulia dan kebajikan.
Sementara dibukanya pintu-pintu sorga mengisyaratkan terhamparnya kesempatan seluas-luasnya untuk meraih sorga dalam bulan Ramadhan. Iyadl berkata: ini merupakan tanda bagi para malaikat bahwa bulan yang istimewa telah tiba agar mereka menghormatinya dan menghadang syetan dari pekerjaannya mengganggu orang mu'min. Bisa juga itu mengisyaratkan banyaknya pahala dan ampunan yang diturunkan Allah agar mereka yang mengharapkannya berlomba-lomba meningkatkan amal ibadahnya dan agar mereka yang memimpikannya semakin berusaha mendapatkannya. Bisa juga maksud dibukanya pintu sorga adalah terbukanya kesempatan bagi hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketaatan, dengan terbukanya semua jalan kataatan dan tertutupnya jalan-jalan syetan. Adapun maksud terbukanya pintu-pintu langit adalah kata kiasan bagi turunnya rahmat Allah dan terbukanya tirai penutup bagi amal-amal hamba, di satu pihak karena taufiq Allah dan di lain pihak karena semua amal akan diterima Allah pada bulan tersebut.
Taibi berkata : Malaikat diperintahkan memintakan rahmat kepada Allah untuk hambanya yang berpuasa dan agar mereka mendapatkan derajat yang mulia. Maka sangat beruntunglah bagi mereka yang mau memanfaatkan kesempatan tersebut, dan mudah-mudahan menjadi salah satu dari mereka yang dimuliakan dan diselamatkan dari api neraka di bulan suci tersebut. Sesungguhnya Allah membebaskan hamba-Nya dari siksa neraka karena beberapa amal : ada yang karena mentauhidkan Allah, ada yang karena sholat dan zakat, dan pembebasan pada bulan Ramadhan adalah karena puasa dan barakah yang terkandung di dalamnya, dengan banyaknya dzikir dan taubat yang di lakukan dalam bulan suci itu. Nabi Muhammad s.a.w. telah menceritakan dari tuhannya (Allah).; "Barang siapa berpuasa di bulan suci itu dengan beriman dan mengharap pahala dari sisi Allah maka diampuni segala dosa yang telah ia lakukan" dan barang siapa menghidupkan malam lailatul qadar dengan beriman dan bertulus hati maka diampunilah dosa yang telah ia lakukan. Berpuasa disertai dengan ketulusan niyat dan ikhlas akan mengantarkan hamba mendapatkan ampunan dan mendatangkan rahmat dan keridloan dari Allah.
Inilah kesempatan yang terbuka bagi orang beriman agar berlomba-lomba dalam beramal kebajikan dan meninggalkan kemungkaran. Saudaraku!! jangan lewatkan kesempatan ini, apalagi sampai merugi dalam perkara ini, tidak saja kehilangan modal yang telah ada ditanganmu namun juga tidak sepeser pun keuntungan yang kau dapat, padahal di sana banyak orang-orang yang mendapatkannya. “Dan pada itu berlomba-lombalah orang-orang yang berlomba” (Q.S. 84:26).
BAGAIMANA MENYAMBUT RAMADHAN
Dr. Muhammad Hasan Abdul Baqi
(Dewan Da'wah dan Tarbiyah, International Islamic Universtiy Islamabad)
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah tuhan sekalian alam.Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada baginda Nabi Muhammad s.a.w.. Mari kita mohon kepada Allah, Dzhat Yang Maha Agung, semoga menjadikan kita termasuk orang-orang yang apabila mendapatkan rizqi bersyukur, apabila mendapatkan cobaan bersabar dan apabila melakukan dosa atau kesalahan mau meminta ampunan.
Umat Islam saat ini sedang berada dalam masa yang sangat mencemaskan dan dalam perjalanan sejarahnya yang penuh onak dan duri. Tidak sedikit negara-negara Islam saat ini mengalami penderitaan yang sangat berat berupa kemiskinan, ditindas, dibantai, dijajah dlsb. Ramadhan sebentar lagi akan tiba, dan ini merupakan suatu momentum yang sangat tepat bagi kita kaum muslimin untuk menyamakan persepsi bahwa kita ini sebenarnya adalah satu tubuh, apabila salah satu organ tubuh terserang sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakit yang sama. Bulan Ramadhan juga merupakan ajang kita untuk "bertadharru', meratap kepada Allah agar segala kesusahan, kedlaliman dan diskriminasi dijauhkan dari kita. Dan semoga umat ini juga ditunjukkan jalan yang benar, yaitu jalan dimana para pejuang kebenaran diberikan kejayaan atas orang-orang pembuat kerusakan. Semoga Allah menggandeng tangan umat ini kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Tinggal beberapa hari lagi, kita kedatangan bulan Romadhan. Sudah sewajarnya kita menyambutnya dengan suka cita. Dulu para sahabat dan tabi'in senantiasa memanjatkan do'a agar di pertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. "Ya Allah sampaikan kami kepada bulan Ramadhan berikutnya".
Keutamaan Ramadhan.
Keutamaan ini bisa dilihat dari turunnya Al-Qur'an pada bulan Ramadhan. Ini merupakan tanda yang cukup jelas betapa mulianya bulan ini, karena Al-Qur'an adalah Kalamullah yang diturunkan untuk menjadi petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia. Allah berfirman "Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana diturunkan al-Qur'an di dalamnya untuk menjadi petunjuk bagi manusia, dan tanda-tanda dari petunjuk dan pembeda (dari yang benar dan batil)". Untuk itulah Allah mewajibkan kaum muslimin untuk memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya dengan melaksanakan puasa sebagai realisasi rasa syukur kita kepada Allah atas ni'mat bulan Ramadhan, "Barangsiapa menemukan bulan (Ramadhan) maka berpuasalah”.
Ramadhan merupakan bulan puasa, bulan mendirikan sholat, bulan memperbanyak membaca al-Qur'an, bulan yang penuh rahmat, maghfiroh dan pembebasan dari api neraka, bulan dimana segala amal kebajikan dilipatgandakan dan amal keburukan dan maksiat dimaafkan, bulan segala do'a dikabulkan, dan derajatnya ditinggikan. Allah mewajibkan puasa ini agar kita bisa bertaqwa dengan sesungguhnya, sebagaimana firman Allah :
"ياأيهاالذين أمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atasmu melaksanakan puasa sebagaimana yang diwajibkan atas kaum sebelummu, agar kamu bertaqwa".
Taqwa adalah buah yang diharapkan mampu di hasilkan oleh puasa. Buah tersebut akan menjadi bekal orang beriman dan periasai baginya agar tidak terjatuh dalam jurang kemaksyiatan. Seorang ulama sufi pernah berkata tentang pengaruh taqwa bagi kehidupan seorang muslim; “Dengan bertaqwa, para kekasih Allah bisa terlindungi dari perbuatan yang tercela, dalam hatinya diliputi rasa takut kepada Allah sehingga menyebabkannya senantiasa terjaga di malam hari untuk beribadah, lebih suka menahan kesusahan dari pada mencari hiburan, rela merasakan lapar dan haus, merasa dekat dengan ajal sehingga mendorongnya untuk memperbanyak amal kebajikan. Taqwa merupakan kombinasi kebijakan dan pengetahuan, serta gabungan antara perkataan dan perbuatan.
Di antara keutamaan bulan Ramadhan adalah seperti yang dijelaskan Rasulullah s.a.w. : "Ketika datang malam pertama dari bulan Ramadhan seluruh syaithan dibelenggu, dan seluruh jin diikat. Semua pintu-pintu neraka ditutup , tidak ada satu pintu pun yang terbuka. Semua pintu sorga ibuka hingga tidak ada satupun pintu yang tertutup. Lalu tiap malam datang seorang yang menyeru; "Wahai orang yang mencari kebaikan kemarilah; wahai orang yang mencari keburukan menyingkilah. Hanya Allah lah yang bisa menyelamatkan dari api neraka". (H.R.Tirmidzi.)
Dalam riwayat Bukhari dari Abu Hurairoh RA berkata: berkata Rasulullah SAW: "Ketika telah masuk bulan Ramadhan maka dibuka pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka jahannam, dan dibeleggu semua syaithan". Dalam Riwayat Bukhari yang lain; "ketika telah tiba bulan Ramadhan maka di bukakan pinti-pintu sorga".
Jadi di dalam bulan yang suci ini Allah menjauhkan semua penyebab kehancuran dan kemaksiatan, syaitan diikat dan dibelenggu, hingga tidak kuasa untuk membujuk manusia melakukan kemaksiatan yang keji dan terlarang, karena manusia sibuk melakukan ibadah, mengekang hawa nafsu mereka dengan beribadah, berdzikir dan membaca al-Qur'an. Ini sekaligus penggugah hamba beriman bahwa tidak ada alasan lagi untuk meninggalkan ibadah dan taat kepada Allah ataupun melakukan maksiat karena sumber utama penyebab kemaksiatan, yaitu syetan telah dibelenggu.
Ditutupnya pintu neraka mempunyai arti bahwa setiap hamba hendaknya tidak lagi melakukan perkara yang munkar dan mengekang diri dari menuruti hawa nafsunya, karena neraka sebagai tempat pembalasannya sedang ditutup. Pintu neraka ditutup semata untuk menghukum syaithan dan saat itulah selayaknya kemaksiatan berkurang dan sirna lalu digantikan dengan perbuatan mulia dan kebajikan.
Sementara dibukanya pintu-pintu sorga mengisyaratkan terhamparnya kesempatan seluas-luasnya untuk meraih sorga dalam bulan Ramadhan. Iyadl berkata: ini merupakan tanda bagi para malaikat bahwa bulan yang istimewa telah tiba agar mereka menghormatinya dan menghadang syetan dari pekerjaannya mengganggu orang mu'min. Bisa juga itu mengisyaratkan banyaknya pahala dan ampunan yang diturunkan Allah agar mereka yang mengharapkannya berlomba-lomba meningkatkan amal ibadahnya dan agar mereka yang memimpikannya semakin berusaha mendapatkannya. Bisa juga maksud dibukanya pintu sorga adalah terbukanya kesempatan bagi hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketaatan, dengan terbukanya semua jalan kataatan dan tertutupnya jalan-jalan syetan. Adapun maksud terbukanya pintu-pintu langit adalah kata kiasan bagi turunnya rahmat Allah dan terbukanya tirai penutup bagi amal-amal hamba, di satu pihak karena taufiq Allah dan di lain pihak karena semua amal akan diterima Allah pada bulan tersebut.
Taibi berkata : Malaikat diperintahkan memintakan rahmat kepada Allah untuk hambanya yang berpuasa dan agar mereka mendapatkan derajat yang mulia. Maka sangat beruntunglah bagi mereka yang mau memanfaatkan kesempatan tersebut, dan mudah-mudahan menjadi salah satu dari mereka yang dimuliakan dan diselamatkan dari api neraka di bulan suci tersebut. Sesungguhnya Allah membebaskan hamba-Nya dari siksa neraka karena beberapa amal : ada yang karena mentauhidkan Allah, ada yang karena sholat dan zakat, dan pembebasan pada bulan Ramadhan adalah karena puasa dan barakah yang terkandung di dalamnya, dengan banyaknya dzikir dan taubat yang di lakukan dalam bulan suci itu. Nabi Muhammad s.a.w. telah menceritakan dari tuhannya (Allah).; "Barang siapa berpuasa di bulan suci itu dengan beriman dan mengharap pahala dari sisi Allah maka diampuni segala dosa yang telah ia lakukan" dan barang siapa menghidupkan malam lailatul qadar dengan beriman dan bertulus hati maka diampunilah dosa yang telah ia lakukan. Berpuasa disertai dengan ketulusan niyat dan ikhlas akan mengantarkan hamba mendapatkan ampunan dan mendatangkan rahmat dan keridloan dari Allah.
Inilah kesempatan yang terbuka bagi orang beriman agar berlomba-lomba dalam beramal kebajikan dan meninggalkan kemungkaran. Saudaraku!! jangan lewatkan kesempatan ini, apalagi sampai merugi dalam perkara ini, tidak saja kehilangan modal yang telah ada ditanganmu namun juga tidak sepeser pun keuntungan yang kau dapat, padahal di sana banyak orang-orang yang mendapatkannya. “Dan pada itu berlomba-lombalah orang-orang yang berlomba” (Q.S. 84:26).
Selasa, 19 Agustus 2008
PLASA CURUP
PLASA CURUP TERLETAK DIATAS PEGUNUNGAN YANG BERHAWA SEJUK.
PERSISNYA TERLETAK DI KOTA CURUP, SALAH SATU PLASA PALING BESAR
DIANTARA PLASA-PLASA LAINNYA YANG ADA DI PROPINSI BENGKULU.
BILA DILIHAT DARI JUMLAH PELANGGAN YANG DIMILIKI ANTARA LAIN:
WIRELINE,WIRELESS DAN SPEEDY JUMLAHNYA PALING BESAR.
SIAPAPUN ORANG-ORANG YANG DIPERCAYA
OLEH PT.TELKOM UNTUK MENGELOLANYA HARUS MEMPUNYAI
KOMITMENT YANG SAMA YAITU :
PLASA CURUP HARUS SEMAKIN BESAR DAN SEMAKIN BERKEMBANG.
DIKELOLA SECARA PROFESIONAL DENGAN LOYALITAS YANG TINGGI.
SAMA HALNYA DENGAN PLASA-PLASA LAINNYA, BAHWA PLASA CURUP
MERUPAKAN SALAH SATU UJUNG TOMBAK PT.TELKOM YANG HARUS
AGRESIF, RESPONSIF DAN MEMPUNYAI SPIRIT YANG TINGGI DALAM
MENGHADAPI PERSAINGAN. HAL INI TENTU HARUS DIDUKUNG OLEH SDM
YANG TERLATIH DAN TERUJI DAN DIWUJUDKAN DALAM PRESTASI KERJA.
DAN YANG TIDAK KALAH PENTING ADALAH TEAM WORK YANG SOLID.
SEBAB DALAM KONDISI BERKOMPETISI BILA TEAM TIDAK SOLID TIDAK
AKAN PERNAH MENJADI PEMENANG.SEBAB LAWAN-LAWAN KITA MEMPUNYAI
STRATEGI YANG JITU. HINDARI PERDEBATAN YANG TIDAK
PERNAH SELESAI. KARENA DALAM DIRI MANUSIA ADA SALAH SATU SIFAT
MERASA DIRI PALING UNGGUL.KERJAKANLAH KEWAJIBAN KITA.
JANGAN MEMBUANG WAKTU DENGAN SIA-SIA, MANFAATKAN WAKTU
SE-EFEKTIF MUNGKIN DENGAN KARYA YANG NYATA. BUKAN SAATNYA
LAGI DUDUK MANIS MENUNGGU KEAJAIBAN.REBUT PELUANG DAN
KUASAI AREA KEKUASAAN KITA, JANGAN SAMPAI ADA CELA MUSUH MASUK KE DALAM AREA KITA.
MARI BERJUANG DAN MENGABDI DALAM
BARISAN PLASA MASING-MASING. RAPATKAN BARISAN LURUSKAN NIAT
SATUKAN LANGKAH AYO MAJU. KITA PASTI MENANG.
VISI PLASA CURUP : PLASA CURUP IS THE BEST.
THE BEST QUALITY DAN QUANTITY.
SEMOGA TERWUJUD DAN MENJADI KENYATAAN .AMIIIN.
PERSISNYA TERLETAK DI KOTA CURUP, SALAH SATU PLASA PALING BESAR
DIANTARA PLASA-PLASA LAINNYA YANG ADA DI PROPINSI BENGKULU.
BILA DILIHAT DARI JUMLAH PELANGGAN YANG DIMILIKI ANTARA LAIN:
WIRELINE,WIRELESS DAN SPEEDY JUMLAHNYA PALING BESAR.
SIAPAPUN ORANG-ORANG YANG DIPERCAYA
OLEH PT.TELKOM UNTUK MENGELOLANYA HARUS MEMPUNYAI
KOMITMENT YANG SAMA YAITU :
PLASA CURUP HARUS SEMAKIN BESAR DAN SEMAKIN BERKEMBANG.
DIKELOLA SECARA PROFESIONAL DENGAN LOYALITAS YANG TINGGI.
SAMA HALNYA DENGAN PLASA-PLASA LAINNYA, BAHWA PLASA CURUP
MERUPAKAN SALAH SATU UJUNG TOMBAK PT.TELKOM YANG HARUS
AGRESIF, RESPONSIF DAN MEMPUNYAI SPIRIT YANG TINGGI DALAM
MENGHADAPI PERSAINGAN. HAL INI TENTU HARUS DIDUKUNG OLEH SDM
YANG TERLATIH DAN TERUJI DAN DIWUJUDKAN DALAM PRESTASI KERJA.
DAN YANG TIDAK KALAH PENTING ADALAH TEAM WORK YANG SOLID.
SEBAB DALAM KONDISI BERKOMPETISI BILA TEAM TIDAK SOLID TIDAK
AKAN PERNAH MENJADI PEMENANG.SEBAB LAWAN-LAWAN KITA MEMPUNYAI
STRATEGI YANG JITU. HINDARI PERDEBATAN YANG TIDAK
PERNAH SELESAI. KARENA DALAM DIRI MANUSIA ADA SALAH SATU SIFAT
MERASA DIRI PALING UNGGUL.KERJAKANLAH KEWAJIBAN KITA.
JANGAN MEMBUANG WAKTU DENGAN SIA-SIA, MANFAATKAN WAKTU
SE-EFEKTIF MUNGKIN DENGAN KARYA YANG NYATA. BUKAN SAATNYA
LAGI DUDUK MANIS MENUNGGU KEAJAIBAN.REBUT PELUANG DAN
KUASAI AREA KEKUASAAN KITA, JANGAN SAMPAI ADA CELA MUSUH MASUK KE DALAM AREA KITA.
MARI BERJUANG DAN MENGABDI DALAM
BARISAN PLASA MASING-MASING. RAPATKAN BARISAN LURUSKAN NIAT
SATUKAN LANGKAH AYO MAJU. KITA PASTI MENANG.
VISI PLASA CURUP : PLASA CURUP IS THE BEST.
THE BEST QUALITY DAN QUANTITY.
SEMOGA TERWUJUD DAN MENJADI KENYATAAN .AMIIIN.
Langganan:
Entri (Atom)
